Suatu ketika, seorang mahasiswa bertanya, "apa sebenarnya 'pesan' yang ingin disampaikan melalui mata kuliah IAD (Ilmu Alamiah Dasar)?" Lalu, "manfaatnya apa bagi kami calon guru pejuang abad 21?" Sejenak pertanyaan itu benar-benar menggelitik kami. Kami pun bertanya pada diri kami sendiri bahkan melibatkan beberapa rekan sejawat. "Apa yang kami harapkan mahasiswa ketahui kelak setelah belajar IAD? Paham materi saja tidak cukup tentunya, tapi apa?" pertanyaan ini berulang kali kami saling tanyakan pada diri kami masing-masing. Hingga suatu ketika, sebuah diskusi dengan rekan sejawat menghasilkan sebuah gagasan berikut.
Landasan utama diadakannya mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar (IAD) adalah
QS ar-Rum ayat 41 berikut.
“Telah
nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan
manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat)
perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”
Hal ini sejalan dengan paparan dalam buku The World in 2050 (serta kajian lain terkait dengan seperti apa
dunia pada tahun 2050) bahwa telah tampak gejala-gejala alam diantaranya pemanasan global; perubahan iklim; mencairnya es di kutub; sumber daya
alam yang semakin terbatas; dan gejala lain yang jika dicermati mengerucut pada
tanda-tanda akan datangnya kiamat (bagi umat muslim). Oleh karena itu, berbagai cara telah ditempuh
dalam menanggulangi gejala-gejala tersebut seperti go green (penghijauan, hemat air, hemat listrik, hemat
bahan bakar dll), pencarian energi (SDA) alternatif, pengurangan penggunaan mobil hingga perbaikan
kualitas kendaraan dengan uji emisi.
Lalu apa bentuk partisipasi STKIP Al Hikmah dalam mendukung program tersebut?
Mahasiswa STKIP Al Hikmah sebagai calon guru abad 21 perlu dibekali
pengetahuan dan pengalaman terkait akhlaq terhadap lingkungan melalui mata
kuliah IAD. Pengembangan ide ini dilakukan dengan memberikan
penugasan akhir semester untuk membuat sebuah gagasan tentang konsep sekolah
bersih yang merupakan bagian kecil dari program sekolah adiwiyata yang sedang
digalakkan beberapa saat ini. Gagasan sekolah bersih ini dikerucutkan pada hal
dasar yaitu tentang pengelolaan sampah. Untuk itu, topik-topik tengah semester akhir
akan difokuskan pada konsepsi ekologi, SDA dan lingkungan dengan menstimulasi
mahasiswa agar kreatif serta hemat dalam segala hal, misalnya penggunaan
kertas, energi, air, dan lain sebagainya.
Hal yang tidak kalah penting adalah pengembangan keterampilan psikomotor
mahasiswa terkait dengan mata kuliah IAD yaitu keterampilan dalam mencari
hubungan konsep dalam IAD dengan ayat-ayat al Qur’an. Jika seseorang telah meyakini kebenaran ayat-ayat Al-Qur'an yang membahas topik-topik sains, maka seseorang tersebut akan lebih mudah mempercayai kebenaran Al-Qur'an daripada sekedar mengetahui topik-topik tersebut. Implikasinya, seseorang tersebut akan senantiasa mematuhi perintah-perintah Allah SWT dalam ayat-ayat lainnya.

